Khotbah tertulis tentang keselamatan, pertobatan, baptisan Roh Kudus, kelahiran baru dan Kesempurnaan Kristen. Tujuan utama Injil adalah untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Orang yang diselamatkan tidak lagi hidup dalam dosa. Dia tidak lagi berada di bawah kuk dosa. Kematian dan kebangkitan Yesus menghancurkan kuasa dosa sehingga siapa pun yang dengan tulus percaya Injil yang benar diselamatkan sepenuhnya dari dosa. Sebuah Injil yang gagal untuk membebaskan orang percaya dari dosa bukanlah Injil Yesus Kristus. Khotbah dalam seri buku ini membahas secara langsung alasan mengapa banyak orang menghadiri gereja namun tetap menjadi orang berdosa. Masalahnya bukan dengan orang banyak tetapi dengan Injil yang mereka dengar. Mereka mendengar teologi daripada Injil. Mereka mendengar cerita tentang apa yang Tuhan lakukan di masa lalu alih-alih Injil. Injil harus menjadi Kabar Baik. Berita adalah yang pertama kali ditayangkan; yang pertama kali diceritakan. Tradisi yang diturunkan dari generasi ke generasi bukanlah Injil Yesus Kristus. Teologi bukanlah Injil Allah. Injil hari ini adalah apa yang Tuhan pikirkan dan bicarakan tentang kondisi hari ini. Ya, Injil itu progresif. Ini adalah firman Allah yang diucapkan untuk saat ini yang diucapkan oleh Roh Kudus. Selama Tuhan pernah berpikir demikian Dia pernah berbicara, dan itulah Injil yang menyelamatkan, mengubah, mengubah dan menerjemahkan hari ini.