Kok Bisa? icon

Kok Bisa? APK

The description of Kok Bisa?

Hanya Berusaha Menyebarluaskan Pengetahuan. Copyright Tetap Dimiliki Pembuat Konten.

Salah satu cara yang efektif untuk menarik perhatian publik adalah melalui media sosial, termasuk di dalamnya YouTube. Banyak netizen yang telah berhasil menjadi populer melalui media sosial ini. Selain untuk menjadi populer, beberapa pihak justru menggunakannya untuk berbagi pengetahuan, seperti yang dilakukan oleh Kok Bisa?.

Beroperasi sejak Juni 2015 lalu, channel Kok Bisa menghadirkan berbagai video yang sarat dengan tren yang banyak dibicarakan masyarakat luas. Beberapa karya yang telah dihasilkan antara lain adalah Kenapa Jakarta Macet Banget?, Kenapa Internet di Indonesia Lemot? dan 20 video informatif lainnya.
Utamakan kualitas dibandingkan kuantitas

Channel YouTube ini dikembangkan oleh Gerald Sebastian, Alvin Disatputra, dan Ketut Yoga Yudistira. Bisa dibilang, channel Kok Bisa membawakan video dengan cara berbeda, berupa video ilustrasi dan infografis untuk menjawab berbagai pertanyaan yang kerap mencuat di masyarakat.

“Awalnya kami buat channel ini karena prihatin dengan banyak tayangan yang kurang bermutu di Indonesia. Lalu kami membuat konsep menghadirkan channel edukasi dengan menggunakan infografis,” ucap Gerald.

Untuk membuat konsep ini matang, mereka memulai dengan mencari beragam pertanyaan ringan yang sedang hangat dibicarakan masyarakat. Konten yang digunakan untuk menjawab pertanyaan tersebut merupakan hasil penelusuran atau riset sederhana yang dilakukan oleh Alvin. Biasanya riset dilakukan melalui jurnal-jurnal internasional yang kemudian dirajut menjadi sebuah naskah.

Selanjutnya, Gerald membuat berbagai ilustrasi untuk melengkapi naskah buatan Alvin. Terakhir, semua bahan tersebut digabungkan oleh Yoga menjadi sebuah video edukasi, termasuk mengisi audio narasi (voice over) sepanjang video.

Ketiganya tak menyangka ternyata ide channel edukasi tersebut disambut baik oleh masyarakat, terutama pengguna YouTube. Kini mereka sudah mencatat berhasil memperoleh lebih dari 45.000 subscribers.
Meski telah terbilang memiliki banyak penonton setia, Gerald mengatakan bahwa kesulitan utama dalam mengundang orang-orang dalam menikmati tayangan yang disediakan. Ia menggunakan berbagai media online untuk promosi tayangan yang telah diselesaikan.

“Di awal hanya tersedia sekitar 15 subscriber. Kemudian saya aktif menggunakan Kaskus untuk menjaring netizen aktif berusia 15 hingga 20 tahun. Kemudian kami sebarkan juga di semua media sosial. Rumus kami konsistensi, bukan kuantitas video,” kenang Gerald.

Selain aktif untuk pasar nasional, mereka juga tengah mencoba memasuki ranah internasional melalui Reddit, namun Gerald menyayangkan bahwa media sosial tersebut diblokir di Indonesia.



Segala ilmu pengetahuan dimulai dari pertanyaan. Itu sebabnya, Kok Bisa ingin terus menciptakan pengalaman belajar sains yang inovatif dengan menjawab pertanyaan sehari-hari melalui video-video animasi edukatif. Melalui animasi, Kok Bisa percaya bahwa konsep yang rumit bisa digambarkan dengan kontekstual dan lebih mudah dipahami.

Tidak ada pertanyaan yang bodoh. Tanyakan pertanyaanmu di sini dan stay curious!

Kok Bisa Channel - partner of Layaria Network

Disclaimer :
All of content in this application is not our trademark. We only get the content from search engine and website.
Please let me know if your original content want to remove from our application.
- All the streamed YouTube videos are copyrighted to their publishers
- This application does not download YouTube videos.
- This application does not display videos that were restricted by their publishers
- Please be carefully when you are not on WIFI for extra fees that you may pay for the over use of your internet connection when you stream many videos on internet.
- Background playing removed to respect Youtube Terms of Service
- Still if any one have any issue please email us on given developer ID. Thanks
Show More
Advertisement
Comment Loading...
Be the first to comment.
Popular Apps In Last 24 Hours
Download
APKPure App